Tags

, , , , , , , ,


Yossi Benayoun. Kapten timnas Israel yang berposisi Attacking Midfielder ini bukan pemain medioker. Karir Premier League nya dimulai dari West Ham United. Karir tersuksesnya tentu saja di Liverpool. Setelah itu masih bisa mempesona Chelsea untuk merekrut. Itu masih termasuk klub papan atas Eropa loh, sehingga kemampuannya adalah rata2 pemain dunia.

Rada gondok juga mengetahui tanggapan Gooners Indonesia soal Benayoun. Dicaci maki dan dibenci karena warga negara Israel, rasanya ga fair. Oke deh kalo yang dimasalahkan adalah ‘not-considered-as-marquee-player’. Ok, kalo dianggap masa dia uda mau habis karena uda berumur 31 tahun. Wenger Arsenal memang terlalu pelit untuk menyabet Eden Hazard ato Mario Gotze. Ok deh kalo alasannya pure technical, gw terima argumennya. Sikap mereka ini ga jauh beda ama rival, tetangga sebelah, Malaysia. Dalam Chelsea 2011 tour of Asia, Benayoun sempat di-boo oleh penonton di Malaysia selama babak I. Bukan alasan teknikal yang buruk melainkan supporter menunjukkan dukungan pada Palestina yang dijajah Israel. Tapi ketidaksukaan berdasar ras? Karena Yahudi, berkewarganegaraan Israel dan dianggap pro Zionis, sehingga ga pantas membela The Gunners? Tunggu dulu…

Inminds adalah situs advokasi Boycott Israel Campaign. Arsenal adalah satu diantara sekian product yang diindikasikan mendukung politik apartheid di Israel. 26 February 2006, Arsenal FC mengikat kontrak untuk mempromosikan Israel sebagai tujuan wisata. Dengan kontrak senilai 350 ribu pound tersebut, Israel dipromosikan di LCD screen sewaktu pertandingan dengan potensia audiens yang bisa dicapai adalah 700 juta pemirsa di 198 negara. Kementrian Pariwisata Israel diberikan hak khusus untuk menggunakan logo dan tim Arsenal sebagai alat promosi wisatanya. Baca selanjutnya di sini.

Pada situs arsenal.com sendiri, http://www.arsenal.com/the-club/community/arsenal-in-the-global-community, Arsenal mengakui bahwa mereka memang mempunyai kerjasama yang cukup lama di Israel. Salah satu program mereka “Arsenal in the Galilee” yang bertujuan mempromosikan hubungan yang lebih baik antara anak-anak Yahudi dan Arab.

Tidak ada kabar terbaru mengenai hubungan ini, dan jika browsing lewat internet pun, hampir semuanya me-refer pada situs inminds. Saya terbuka pada semua masukan dan informasi terbaru, karena keterbatasan waktu dan sumberdaya.

Sebagai muslim, tentu saja sebuah dilema melihat tim kesayangan ternyata mengakui didukung dan/atau mendukung politik apartheid zionis yang menyengsarakan kaum muslim, saudara seiman, Palestina. Tapi lebih hipokrit lagi, mencibir Benayoun karena dia seorang Israel, tapi mendukung (sampe mati malahan) klub yang mana telah terbukti bekerja sama dengan Israel.

Pertanyaan selanjutnya saya tujukan pada
(1) seorang gooner
(2) muslim
(3) ato anti politik zionis
(4) juga anti Benayoun dengan alasan politik (alias tidak ada hubungannnya dengan teknikal ato non-teknikal sepakbola),

Masih mau munafik dengan Benayoun?

Kalo iya, stop dukung Arsenal juga ya. Juga stop makan McDonalds, minum Starbucks dan Coca Cola, dan pakai produk Sara lee. Jangan setengah2 anti zionisnya. Masak cuman Benayoun doang. Berapa sih kontribusi Benayoun pada pemerintah Israel dibanding perusahaan2 itu? Jangan bermuka dua seperti politik Amerika dong. Ga mau Benayoun karena Israel, tapi masih ngebelain klub yang bekerjasama dengan Israel… Fair Play dong…🙂

Kalo dukung Arsenal berarti dukung Zionis?

Jawaban sakleknya sih iya🙂. Uda terlalu cinta ya? Yup, it’s hard not to love this club kata Thierry Henry😀

Ada satu pendapat yang saya kutip di salah satu situs muslim. Selama anda masih nonton gratisan di TV (tidak bayar pay per view), tidak nonton langsung di Emirates, tidak membeli merchandise asli Arsenal atau apapun dimana pemasukan tersebut masuk ke kas klub, maka anda masih tergolong ‘bebas dosa’ karena tidak menyumbang pada zionis.

Dan jika anda mendukung Arsenal dengan asas non-politik, karena beautiful play ala Monsieur Wenger, ngefans pada Van Persie ato Wilshere, terpesona oleh 49 matches unbeaten, ato emang ga suka ama Spurs, dan tidak tertarik pandangan dan agenda politik board of Director, ya jangan hakimi Benayoun dengan alasan politik. Mohon diterima dengan lapang dada demi tangga juara.🙂

Victoria Concordia Crescit