Tags

, , , ,


Gw ketiban rejeki gede. :D  Ada salah satu film (yang katanya) bagus yang dibuat di tahun 2005, yang selalu ingin gw tonton, tapi ga pernah kesampaian. Dan, akhirnya diputer juga oleh salah satu TV swasta minggu lalu. Goal! Adalah film tentang sepakbola. Tentang mimpi yang menjadi kenyataan. Tentang perjuangan dengan pengorbanan . Film ini dibuat dengan bekerja sama dengan FIFA. Makanya kita akan melihat sekelebat para pemain bola terkenal sebagai cameo memerankan dirinya sendiri dalam film ini. Gw sempat melihat Alan Shearer, Jermaine Jenas, Raul Gonzales, David Beckham dan Zinedine Zidane.

Ceritanya dimulai dari Los Angeles. Santiago Munez adalah imigran gelap Mexico yang tinggal di Los Angeles. Bekerja dengan ayahnya sebagai pembersih kolam dan taman. Malam harinya, masih sempat nyambi sebagai tukang cuci piring di restoran. Santiago juga bermain bola di sore hari di klub lokal AJFC. Suatu sore, Glen Foy mantan pemain Newcastle United melihat permainannya dan memujinya sebagai pemain bagus dan berbakat. Glen Foy berjanji akan mendatangkan agen pemain (yang kebetulan berada di LA) untuk melihat permainannya di hari sabtu. Nyatanya, si agen tidak datang sama sekali. Glen Foy nekat menelepon Erik Dornheim, pelatih Newcastle United, untuk memberi Santiago kesempatan mencoba. Tiba kesempatan Glen kembali ke Inggris, dan memberitahukan Santi bahwa dia mendapatkan ‘trial’ jika dia bisa datang ke Inggris. Santiago mencoba mengumpulkan uang untuk membeli tiket ke Inggris. Ternyata, si ayah malah mencuri uang simpanan (lebih tepatnya meminjam kalo dari sudut pandang ayahnya) Santi untuk membeli truk supaya bisa membuka usaha sendiri.

Santiago mendapat dukungan dari neneknya. Si nenek membelikan tiket bus ke Mexico dan dari sana bisa terbang ke Inggris. Yup, sebagai imigran gelap, Santiago tidak bisa terbang langsung dari bandara amerika ke Inggris.

Kesempatan itu pun datang, Santiago malah bermain buruk dalam trial pertamanya. Bermain dalam hujan, terpeleset dan sering kehilangan bola. Si pelatih tidak terkesan sama sekali. Glen meminta pelatih untuk memberikan kesempatan lebih, karena si pemain dalam keadaan lelah dan jetlagged sehingga tidak bisa memberikan kontribusi yang baik. Santiago mendapat satu bulan percobaan.

Bermain dalam reserve secara baik memberikan dirinya kesempatan untuk bermain dalam tim regular. Dalam pertandingan away melawan Fulham, dirinya dilanggar di kotak penalty dan menguntungkan timnya. Timnya menang dan pelatih tetap tidak suka dengan cara bermainnya yang cenderung individual, one man show. “oper ke kawanmu, karena bola lebih cepat daripada larimu”.

Menjelang pertandingan melawan Liverpool, serangkaian cobaan datang. Dirinya tertangkap kamera sedang berseronok dengan cewek, kemudian hampir diskors karena bungkam tidak mau memberitahu siapa pemain lain bersamanya. Setelah itu, teman karibnya, Jamie cedera parah hingga tak bisa bermain sepakbola lagi. Kemudian, satu hari menjelang pertandingan ayahnya meninggal dunia sehingga dia ada di persimpangan. “Pulang dan menghidupi keluarga dengan melanjutkan pekerjaan ayahnya, ato tinggal dan melanjutkan impiannya sebagai pemain bola professional”.

Akhirnya sih mudah ditebak. Happy ending kok. Tapi, pesan terpentingnya sih… Never give up dan jangan peduli omongan orang selama kita yakin dengan yang kita jalanin (dan engga melanggar norma sih). Engga ada yang terlalu teknikal dengan sepakbola. Ga perlu sampe gibol untuk memahami film ini. Ini jenis film yang lebih dari sekedar hiburan, karena bisa membuat sampean lebih bersemangat mengejar cita2 yang sampean yakini. Walaupun bagi orang lain itu cuma mimpi di siang bolong, omong kosong.

Satu yang bikin saya suka film ini. Aksen inggrisnya bertebaran dimana-mana. Berasa Eropa. Kehidupan Inggris dengan sepakbola sebagai ‘agama’ juga ditonjolkan. Engga heran hooligan tumbuh subur. Lha wong fanatic disiram alcohol. Enjoy !

Menurut informasi di internet sih, film ini menjadi trilogi. Ya, tunggu aja diputer di TV. hehehe….

*sori, kalo review filmnya telat. yang belum, supaya jadi pengen liat. yang sudah pernah liat, barangkali mau diulangi*😀