Tags

, , , , , , , , ,


Gw lagi demen maen Google Chrome. Yup, browser keluaran google ini cukup cepat dan reliable dibandingkan IE. Gw masih setia ama si rubah api, kok.

Google chrome menawarkan kustomisasi browsernya seperti firefox dengan add-ons nya. Banyak yang bisa dibahas dan direview disini. Untuk kali ini, gw share tentang google chrome extension yang support twitter. Chrome extension bisa diakses melalui control panel chrome (cari aja icon berbentuk kunci pas/wrench), klik menu ‘extension’. Anda akan dibawa ke alamat berikut chrome://extensions/ dan klik lagi ‘get more extensions’ dan akan dibawa ke situs ini. https://chrome.google.com/extensions. Ketikkan saja ‘twitter’ di search bar, maka muncul serangkaian extension yang mendukung twitter.

Sebelah kiri adalah tampilan 'Metrist'. Sebelah kanan adalah tampilan 'twitter watch'

Untuk twitter watch: seperti namanya maka extension ini hanya untuk monitor yang tergantung keyword yang anda masukkan. Jika tidak anda ketikkan apapun pada search barnya, maka tampilannya akan kosong. Sama sekali tidak mirip dengan timeline akun twitter anda. Kalo anda masukkan akun anda, ya berarti timeline anda sendiri saja dan tidak termasuk teman2 anda. O iya, anda juga masih bisa nge-tweet dari extension ini.

Metrist: Ini lebih populer digunakan daripada twitter watch. Sampe hari ini, metrist digunakan oleh 5000 user berbanding 1400 user twitter watch. Metrist mengklaim dirinya adalah twitter client. Gw bilang sih ada benarnya. Tidak seperti twitter watch, metrist bisa memonitor timeline anda seperti akses twitter di web. Jadi anda bisa melihat tweet rekan2 anda juga. Jika anda ingin tau apakah ada tweet yang menyebutkan username anda, tinggal klik ‘mention’ (iconnya berbentuk 2 orang).

Gw sendiri cocok menggunakan metrist. Satu2nya yang mengganjal (dan bisa diabaikan juga) adalah pemotongan kalimat yang tidak sesuai EYD.😀