Tags

, , , , ,


Pak Cecep lagi ribut di sebelah. Katanya orang uda antri tiket untuk hari minggu di Mega Mall Batam Center. Padahal ini masih hari Jumat ! Belum lagi ada berita di sebelah, katanya film 2012 diharamkan oleh MUI. Gw sendiri hobi nonton film, walaupun cuma sebatas di tipi2 aja. Sehingga ketinggalan mode 1/2 tahun daripada anak2 muda yang hobi nonton di 21. Fenomena 2012 ini juga mengusik pikiran usil gw yang uda lama nganggur. Banyak film yang layak di-antri hingga seharian. Tapi mengapa 2012?

Film yang disutradarai Roland Emmerich ini di-inspirasi oleh sebuah ramalan suku Maya. Bahwa pada tanggal 21 Desember 2012 akan terjadi end of time. Waktu sudah menemukan akhirnya. Bisa juga

1. Berhentinya waktu (bumi berhenti berputar)
2. Peralihan dari Zaman Pisces ke Aquarius
3. Peralihan dari Abad Silver ke Abad keemasan
4. End of Times = End of the World as we know it
5. Akan ada sebuah galactic Wave yang besar, yang memberhentikan semua kegiatan di muka bumi ini, termasuk kemusnahan manusia
sampean bisa baca terusannya disini

Film ini mengundang haram karena diduga bisa merusak akidah dengan mempercayai bahwa kiamat bisa diramalkan dan terjadi di tahun 2012. Sebuah fatwa yang ‘menggelikan’ buat gw. Kenapa harus difatwa haram? Kenapa tidak ‘sounding’ bahwa kiamat itu di hanya “Yang Maha Mengetahui” yang mengetahuinya kapan persisnya. Kenapa tidak ‘mengekor’ popularitasnya saja? Bisa jadi 10 ato 100 bahkan ribuan orang akan mengalami gegar spiritualitas. Bertanya pada diri sendiri tentang kesiapan di kehidupan setelah mati. Bisa jadi akhir jaman tidak terjadi 2012, bisa malah lebih dekat. Ya… tinggal memberikan siraman rohani yang tepat saja. Maybe this movie will make them one step closer to heaven. Maybe…

Gw inget salah seorang teman yang membaca buku tentang ramalan maya ini beberapa bulan sebelumnya. Dia sendiri mengamini bahwa, “Memang hanya Tuhan yang tahu itu kapan. Tapi, jika sampean diberikan kesempatan untuk mengetahui akhir hidup, sampean pengen ngapain sih?” Di saat itu pula, langsung dia membuat daftar hal2 yang ingin dia lakukan sebelum akhir hayat. Menikmati kehidupan. Pergi ke tempat2 eksotik di dunia. Banyak berbuat baik dan beramal. Toh, buat apa menumpuk harta? Mati cuma bawa amalan. “At least, I die for trying”

  1. Jika sampean terlanjur percaya tentang kiamat 2012, monggo dibaca artikel dari National Geograhic, 2012 Doomsday Myths Debunked.
  2. Jika artikel ilmiah diatas ga mempan, monggo dikembalikan ke keyakinan masing2. Keyakinan gw mengatakan bahwa kiamat kecil adalah kematian. Kiamat besar dan kecil, hanya Allah yang mengetahui.
  3. Sampean bisa juga bikin daftar hal2 yang pengen dilakukan seperti teman gw. Lakukan sebaik2nya demi terwujudnya cita2 baik sampean. Sampean diberikan kesempatan untuk berbuat baik, akankah sampean gunakan ato tidak?

ps:
maap yang uda kesasar. ini emang bukan review film…. hihihi…  ^_^