Tags

, , , , ,


Gw uda cerita sebelumnya tentang my self-hosted blog. Cara install dan beberapa setting wordpress akan gw bahas beberapa hari ke depan. Mumpung cuti jadi engineer🙂, mendingan jadi blogger selama 3 minggu.

Ini pelajaran pertama yang gw dapat tentang self-hosted blog. Berbeda dengan layanan gratisan wordpress.com dan blogger.com, self-hosted blog dibatasi dengan kapasitas hosting yang kita sewa (eh…sewa ato beli sih?). Untuk pertama, gw coba 25 MB saja dengan kapasitas bandwidth cuma 0.5 GB. Dengan domain .net, satu paket hosting dan domain itu gw tebus dengan harga 211 Rb saja. Gw yakin bahwa dengan kapasitas cuma 25 MB itu sudah lebih dari cukup untuk ‘main-main’.

Paket WordPress 2.8.4 berhasil di download. Gw coba unpack dulu di lokal, dan cuma 10 MB saja. Begitu pula dengan theme yang gw pengenin. Tidak lebih dari 2 MB saja. Sehingga, kapasitasnya kira-kira masih 50% dari kapasitas maximum. Ternyata gw salah taruh folder. Blog gw tidak bisa dibuka di alamat http://babameutia.net. Tapi harus di http://babameutia.net/wp. Itu karena gw masukkan folder wordpress dalam satu folder tersendiri. Tanya-tanya sama bang Ismu, malah mumet memahami jawabannya. [Hihihi… Newbie, Om ^_^ ]. Sehingga, wordpress itu pun kembali di-install di root directory babameutia.net. Gw pun ganjen banget dengan mencoba 4 theme sekaligus. Copy Zip file-nya ke direktori itu, kemudian di-uncompress di server.

Selang 2 hari kemudian, dapat notifikasi dari cyber coral bahwa gw telah menggunakan 24 MB dari 25 MB. MAK !! apa pasal nih? Gw delete semua theme beserta zip filenya. Mungkin itu penyebabnya walaupun gw sangsi karena file theme itu ga lebih dari 2 MB. Dua hari yang lalu dan kemaren, kembali notifikasi itu masuk ke inbox, mengatakan bahwa gw sudah menggunakan 23 MB. Wah, ga bener nih.

Kendalanya adalah access gw ke file manager di server sudah diblok oleh IT kantor dengan alasan “Potential Damaging Content”. Gw cuma bisa akses via web di rumah (itu pun harus antri dengan Iqichan, dan maminya). Tiba-tiba gw inget, gw punya fileZilla FTP client. Ya sudah, masukin login dan password, akhirnya gw masuk ke server. Gw delete aja folder instalasi gw yang pertama. Gw lupa kalo instalasi wp yang pertama itu belum dihapus. Makanya ada 2 WP dalam server yang mengakibatkan 2x 10 MB yang memenuhi kapasitas server.

So, moral story is since you pay it, it doesn’t mean that you own everything. You have to manage it, bro.🙂