Tags

, , , , , , , ,


Uda lama pengen bikin blog yang berbayar. Nama domain unik dan desain yang ciamik jadi faktor pemicunya. Sekarang ada rejeki lebih. Ya sudah lah, direlakan untuk mewujudkan cita-cita. Biar ga dihantui mimpi-mimpi lagi.

Rencananya blog ini mau gw jadikan semacam referensi ato galeri apa yang uda gw kerjain, yang lagi gw lakuin dan apa yg gw sedang pikirin sebagai seorang civil engineer. Ga banyak civilian yang ngeblog soal civil engineering. Kecuali pak Wiryanto dan Dongeng Geologi. Ini juga bagus, curhatnya seorang instrument engineer, Automentation Community. Tapi, mudah banget ditemukan seorang IT engineer bicara tentang dunia IT dan teknologi.

Apakah seorang civilian seorang yang gaptek? Engga juga. Semua teman gw punya account facebook (loh emang ada hubungannya antara account facebook dan tingkat kegaptekan seseorang?). Mentor gw bilang, “ini ada kaitannya dengan perilaku bisnis. Permasalahan yang ada dalam dunia engineering biasanya berkaitan dengan rahasia perusahaan. Tidak untuk dipublikasikan. Bisa merusak reputasinya”. Mungkin bener bahwa itu salah satu faktor. Gw menduga faktor terkuat adalah malas menulis. Padahal dengan menulis, data terdokumentasi dengan baik daripada ingatan semata.

Bicara ingatan, ga semua orang ingat apa yang sudah dikerjain. Gw pernah nanya kalkulasi ke teman gw. Dia bilang, “kayaknya sih begini dan begitu”. Nadanya tidak yakin. Lah, padahal itu kalkulasinya dia. Hasil kerjaannya dia. Gw bukan nanya rumusnya karena semua uda jelas disitu. Yang gw tanya engineering judmentnya sehingga ketemu model seperti itu. Karena dia tidak menulisnya, ya… ga inget pas gw tanya balik setelah 1 tahun.

Ya, gw pengen blog ini bisa bermanfaat buat orang lain juga. Gw banyak belajar dari orang2 hebat di sekitar gw. Sayang kalo itu cuma mengendap di otak gw dan gw bawa mati. Gw juga banyak baca buku untuk memuaskan keingintahuan gw. Sayang juga, kalo ide gila gw ga disalurkan. Mungkin aja ada yang baca blog gw trus pengen ngelanjutin ide gw. Gw juga pengen dapat feedback dari orang2 di luar lingkungan gw. Sapa tau ide mereka lebih murah dan mudah dikerjain. Dan gw dan teman2 gw juga ga bingung sendiri.

Ini jaman web2.0. Era interaksi via internet berkecepatan tinggi. Gw uda liat gimana facebook bisa menggantikan detik.com dalam meng-update berita. Gw yakin professor2 itu juga punya ilmu hebat yang gw pelajari via buku karyanya. Gw juga yakin orang2 hebat di sekitar gw itu, idenya luar biasa dan gw selalu punya energi untuk mengagumi mereka. Tapi gw juga yakin ada orang di luar sana yang mungkin kurang beruntung, punya ide lebih hebat lagi. Bukankah di atas langit selalu ada langit?

Gw juga rada ilfil dengan sistem pembelajaran online di dalam company tempat kerja gw. Seorang teman gw ingin menggunakan wikipedia untuk mendokumentasikan pengalaman dan ilmu2 para karyawan. Bukankah wikipedia sudah terbukti hebat dalam mengumpulkan serangkaian data dari berbagai sumber. Memang masih bisa kecolongan disana-sini, tapi itu bisa dikontrol. Company menolak, dan tetap meneruskan sistem yang kaku tersebut. Gw cuma liat orang meng-upload lesson learned note. Dan gw cuma bisa baca tanpa bisa berkomentar. Kan asik tuh kalo bisa berkomentar macam di blog ato kaskus.

Akhir kata gw kutip kata2 seorang Linus Torvalds

realmen just upload their important stuff on ftp, and let the rest of the world mirror it😉

O iya, ini posting kedua ratus saya sejak 26 November 2007. HORE !!