Tags

, ,


Coba kita berpikir positif aja dengan adanya pemadaman listrik. Ini kesempatan bagus untuk bermain “hand shadow play”. Ketika saya kecil dulu, pada masa petrus (penembak misterius), operasi ‘city combat’ ini selalu dibarengi dengan pemadaman total. Jaman itu belum ada rechargeable lamp, ato emergency lamp. Mungkin juga sudah ada, tapi masih blum terjangkau. Sehingga untuk menerangi rumah masih menggunakan lampu petromak ato lilin.

Bapak saya suka menghibur dengan bermain bayang2 dengan menggunakan tangan. Gerakan tangan itu kemudian diproyeksikan ke dinding menggunakan cahaya lilin ato petromak yang memancar ke dinding seluruh ruangan. Jaman dulu sih belum ada sinetron, video masih betamax. Jadi mainan bayangan itu masih bener2 menghibur buat saya dan adik. Okeh, enough talking. Kalo sampean mau mengenal masa lalu, ato menghibur ponakan, adik ato anak yang masih imut dan mudah terpesona, ini beberapa trik yang bisa saya kutip dari Hand Shadows to Be Thrown upon the Wall by Henry Bursill (Originally published by Griffith and Farran in 1859). Sebuah buku tua yang termasuk dalam public domain dalam project gutenberg. Sumber2 lain bisa anda dapatkan di sini.

C001-introshadow

Unta

C006-1

Rusa

Angsa

Angsa