Tags

, , , , ,


facebookSekitar sebulan terakhir, saya akui kadar “FB-addict” meningkat pesat. Teman2 SMP saya lagi ngumpul. Sembilan belas orang dari total sekitar 48 orang. Kesempatan pertama, saling absen. Kemudian, apalagi kalo bukan saling canda dan membongkar “masa silam”. Baik kenangan menyenangkan ato kelam. Ada yang di Bali, Malang, Jakarta, Bekasi, dan tentu saja Batam.🙂 Tiap pagi, tempat pertama yang saya tuju pasti inbox. Lah, bener toh…ger geran mengenang masa bengal kala ABG.

Di kala “addict” itu pula, saya sempat memperhatikan salah satu teman yang sangat aktif meng-update statusnya. Bisa dalam skala menit. Menit pertama, pamitan kerja. 30 menit kemudian laporan pandangan mata. Satu jam lagi, kasih tau kalo lagi kerja. Satu jam 15 menit kemudian, ikutan kuis iseng. Lima menit kemudian, ngomentarin status kawan dan seterusnya dan sebagainya. Tentu saja, tak akan rame tanpa clometan usil dari teman,  saran membangun dari sejawat dan tanggapan dari sahabat. Dia tidak sendiri, ada beberapa teman lain punya mainan yang sama.

Mendadak saya ingat sesuatu. Blognya Sandra Dewi. Saya lupa kapan terakhir mengunjungi blog selebritis yang dikategorikan wanita tercantik di Indonesia saat ini. Isinya ya curhat pribadi non-privasi si seleb. Pernah salah satu postingnya berisi pamitan mau pergi syuting sinetron. Buset…88 komentar berhasil dikumpulkan dalam 1 hari. Padahal seminggu sebelumnya, saya juga posting di blog saya dan sampe hari itu blum ada 88 pengunjung yang membaca. Ya emang beda lah seleb blog dan salah blog.🙂

fbsnapshotTahukah anda microblogging? Yak, betul masih bersodara dengan blog. Kalo blog itu tulisannya panjang kayak posting ini. Kalo microblogging, ya tulisannya pendek2. Ya, status sampean di facebook itu contohnya. Satu kalimat, “mnikmati malam d teras smping, kaki selonjor d kursi santai d tepi kolam ikan Koi, memandang Arwana yg sdg brburu mangsa d dlm aquariumnya“, kayaknya sudah cukup memancing gairah para facebooker untuk bertanya lebih detil. Kadang lebih garang dari wartawan infotainment. Ato yang satu ini,CLASH!!!” dengan pentung sampe tiga yang bikin kepala saya senut2, maksudnya apaan nih. Toh, pesan singkat dengan 3 pentung hansip itu cukup menarik minat, sehingga bang Akhbar ini bisa mengumpulkan 6 komentar (2x lipat dari tanda serunya) dalam 1 jam.

Para blogger berangkat dari pengalaman masing2, yang kemudian bercerita di forum umum untuk berbagi kisah, mencari pendapat kedua, ketiga dan seterusnya demi kemaslahatan pribadi dan umum tentunya. Keberadaan blog tidak bisa lepas dari comments visitor-nya. Itu yang membangun artikel utamanya menjadi lebih utuh, dan sempurna dari semula. Itu juga ajang marketing blog komentator. Bila komentarnya berbobot tentu akan menarik pembaca lain untuk membaca blog si komentator.

Sadarkah sampean semua, rupanya, status update itu termasuk dalam genre microblogging.

Other leading social networking websites Facebook, MySpace, LinkedIn, and XING also have their own micro-blogging feature, better known as status updates. [wikipedia]

Rupanya blog itu sudah ada dalam DNA sampean2 semua.  Your DNA will lead you. Sampean sudah tau cara membuat posting microblog yang bakalan-ramah komentar. Entah situasi sampean saat itu, quote menarik dari buku ato lagu. Bisa juga pertanyaan-ndak- umum-yang-tak-terpikirkan sebelumnya. Blogwalking ke teman2, dan meninggalkan komentar yang ciamik. Niscaya, traffic akan menyukaimu dan bertambah tenarlah dirimu di dunia maya. Dan itu sampean lakukan tanpa mengerti blogger.com, blogsome.com, ato Wp.com. Apalagi membedakan Joomla, Weblog API ato XML begitu juga RSS. Tidak perlu memikirkan google keyword, Page Rank dan unique visitor. PHP? Self-hosted? Plugin? “Byuh, makanan opo kuwi?”, begitu kata istri saya, sang microblogger-facebooker-cooker-mother. Pada dasarnya, sampean sudah bisa berkampanye tentang sampean sendiri via facebook. Sadar ato tidak sadar, sampean semua sudah jadi seleb blog dalam skala dunia facebook. Sudah tau caranya memanipulasi psikologi manusia yang haus akan keingintahuan dan lapar berkomentar OOT. Pendek kata, semua orang itu blogger dan blogwalker. Hanya tinggal fasilitasnya ada ato tidak.

Hehehe…selamat ber-microblog, blogwalk dan fesbok.

*Note: mohon maap pada temen yang statusnya saya comot. Pengennya sih kasih linkback gitu…* :p