Tags

, ,


Ikhlas itu seperti kamu buang air besar. Detik itu dibuang, detik berikutnya sudah dilupakan. Begitu dibuang, kamu ga pengen tau apa warna dan bentuknya. Baunya pun dihindari. Dianggap ga sopan, ndak senonoh kalo didiskusikan. Membandingkan besar dan tengiknya tai itu seperti Riba.”

Begitu penjelasan Uztad Mushoddaq sewaktu saya berumur 12 tahun. Gampang dicerna kan?