Tags

,


Ini kebiasaan aku dan adik sejak Piala Dunia 98 di Perancis. Masing2 dari kita menebak sapa tim yang bakalan TOP prestasinya. Bisa jadi juara dunia, ato cuma finalis. Maklum saja waktu itu kita ga terlalu fanatik bola, ga banyak ngerti sapa aja pemain bola yang top saat itu. Cuma sekedar pengen meramaikan saja. Waktu itu kami berdua, meramalkan Perancis, Kroasia, dan Yugoslavia. Perancis dipilih karena faktor tuan rumah. Yugoslavia dipilih karena prestasinya di babak kualifikasi. Kroasia dipilih karena pengen yang lain aja. Seneng kan kalo ngedukung tim2 kecil tapi akhirnya jadi pembunuh raksasa. Hasilnya…Perancis Juara Dunia. Kroasia jadi Juara Ketiga. Hehehe….sialnya, kita ga maen taruhan. Kalo taruhan, bisa kaya mendadak tuh.

Setelah itu, tebakanku rada susah terjadi. Aku lupa uda ngeramal negara2 mana yang berprestasi bagus di ajang Piala Dunia ato Eropa. Tapi rata2 tim2 menengah, dan potensi menjadi kuda hitam. Mereka rata2 uda jatuh di kualifikasi dan sebagainya.

Untuk kali ini, piala Eropa 2008, sapa ya yang berprestasi bagus. Aku pilih JERMAN. Kenapa? Austria dan Swiss dengan Jerman punya kedekatan budaya. Sehingga Tim Jerman akan nyaman bermain di even ini. Prestasi Jerman di even sepakbola Dunia dan Eropa pun bagus. Juara Dunia 3 kali dan juara Eropa 2x. Memang kadang tim ini rada lambat panas, tapi mental juaranya tidak usah diragukan lagi. Konon salah satu ulasan di TV bilang, Jerman sekarang lebih menyerang.

Tim kedua adalah SWISS. Ini hanya murni faktor tuan rumah. Aku gak kenal satu pun pemain swiss kecuali si philip senderos, bek Arsenal. Sebagai tuan rumah, mereka ga melewati babak kualifikasi. Jadi rada susah memprediksi kekuatan mereka dalam kompetisi sebenarnya. Tuan rumah tentu saja ga pengen jadi penonton di kandang sendiri sedini mungkin. Mungkin itu faktor yang akan mempengaruhi dalam perjuangannya membuat kejutan di benua biru.

Tim ketiga adalah PORTUGAL. Ronaldo Factor adalah kredit terbesar yang membuatku mengunggulkan tim ini. Jika tidak dipengaruhi dengan deal2 besar antara MU dan Real Madrid, kemudian sanggup memperlihatkan talentanya lebih baik daripada penampilannya di setan merah. Plus, ditunjang kerja sama tim yang apik, bukan ga mungkin tim ini akan juara eropa.

Bentar, cak…kok timnya banyak? Kan juaranya satu?
Betul, juaranya satu. Aku lebih suka ngeliat sepakbola yang bagus. Banyak gol. Kalopun tidak semua pemain uda keliatan bersungguh2 untuk memenangkan pertandingan. Berusaha dan bermain bagus itu intinya. Juara itu kan bonus dari perjuangannya.

Italia? Aku suka Italia karena ada Roberto Baggio. Beliau tak ada, Italia tak masuk itunganku
Perancis, cak? Perancis kusuka karena ada Zidane. Do’i pensiun, ya tak masuk itungan.
Kalo Swedia? Dari dulu sampean suka Swedia. Hehehe…Swedia juga bagus. Cuma kali ini aku suka Swiss.

Jangan lupa, bahwa piala eropa adalah kejuaraan yang susah diprediksi. Bisa jadi juaranya adalah tim yang diprediksi jadi penggembira ato pelengkap penderita. Di tahun 1992, Denmark yang jadi pengganti tim Yugoslavia akhirnya juara. Apalagi di tahun 2004, Yunani yang juara. Ga ada satupun yang memprediksi negara ini. Yah….semoga yang terbaik yang memenangkan kejuaraan ini. Let’s get it on !!!