Tags

, , , , ,


Topik kali ini rada sedikit basi. Kenapa basi? Sebenarnya topik yang sama bisa diliat di beberapa blogger senior yang memang bener2 menguasai ilmu transfer email + mumpuni di bidang IT. Sekalipun begitu topik basi tetap jalan terus. Loh kok? Malas lah mengingat-ingat prosedur setting si Burung Api😀. Alias untuk dokumentasi saya sendiri. Alasan kedua sih, ya, kali aja ada orang malas kayak saya yang engga mau susah menterjemahkan Gmail Help dan baca manual Mozilla Thunderbird. Sehingga lebih baik baca tutorial praktis setting gmail punya saya. Tutorial ini dibuat dibawah platform Ubuntu Gutsy Gibbon (7.10). Walaupun begitu, ini juga bisa diterapkan di windows XP, atopun Vista.

Satu. Kita mulai pertama kali dari setup awal (langkah pertama). Biasanya langsung ada wizard yang mengarahkan anda ke “Create a new account”. Lihat di skrinsyutnya. Ato coba klik di “Edit > Account Settings > Add Account”. Klik Next, lanjutkan ke step berikutnya. Dua, karena saya mau mengunduh email, maka tipe akun yang akan digunakan adalah Email Account (langkah dua). Klik Next untuk langkah selanjutnya.

Tiga. Setelah itu muncul layar kedua. Disini silakan isi nama yang pengen anda tampilkan ketika mengirim surat (langkah Tiga-A). Disini saya pake Gmail account saya, Rizqi Cahya Tofani. Kemudian isikan alamat Gmail anda di text box kedua (langkah Tiga-B). Klik Next untuk langkah selanjutnya.

Empat. Kemudian kita memilih tipe server yang akan dipakai. Disini saya memakai POP (langkah empat-A). Apa POP? Apa IMAP? Apa bedanya antara keduanya? Silakan anda cari di sini. Sesuai dengan Gmail help, maka isikan pop.gmail.com di textbox pertama untuk incoming server (langkah empat-B). Dan smtp.gmail.com di outgoing server (langkah empat-C). Klik Next untuk langkah selanjutnya.

Lima. Setelah itu isikan User Name. User name ini ya sama dengan Gmail account anda. Jadi saya isikan Rizqi.Cahya.Tofani di kedua text box. User name pertama itu untuk incoming server (email masuk). Username kedua untuk outgoing server (email keluar). Biasanya keduanya sama, seperti yang uda dibilang di wizardnya. Tekan klik untuk langkah selanjutnya.

Enam. Yang satu ini biasanya untuk membedakan antara user satu dengan lainnya. Barangkali anda punya 2 email untuk dua keperluan yang berbeda. Ato 2 user yang kebetulan share satu email client, kayak saya dan istri saya. Jadi tulis aja sesuka anda. Boleh nama anda, ato seperti yang dicontohkan “Work Account”, “Home Account”. Klik Next untuk langkah selanjutnya.

Tujuh. Kalo uda bener…muncul window seperti dibawah ini. Liat aja judulnya. CONGRATULATIONS !! hehehe…selamat uda berhasil mengatur setting Gmail di Mozilla.

A: Tapi kok masih ndak bisa sih, cak?
A: Ada apa ya? Apakah ada yang salah?
B: Ndak ada yang salah. Cuman masih ada yang kurang. Simak selanjutnya

Yang kurang sebenarnya adalah pengaturan port dari masing-masing incoming dan outgoing server. Nama servernya uda bener, cuma portnya yang salah karena sebenarnya port secara defaultnya ga cocok dengan punya Gmail. Caranya klik menu Edit > Account Setting. Kita akan nyampai di window dibawah ini.

Delapan. Klik server setting. Rubah semua setting seperti yang ada di skrinsyut. Ini pengaturan untuk incoming server. Rubah portnya menjadi 995 (langkah delapan-A). Kemudian pindah ke security setting, rubah ke tipe SSL (delapan-B). Kemudian pindah ke server setting.
Jika anda pengen check email setiap kali program dimulai centang pilihan pertama.
Jika anda pengen check setiap sekian menit sekali, centang pilihan kedua berikut durasinya.
Saya centang pilihan “Leave messages on server” karena saya pengen ada backup dari setiap email yang saya terima. Jika tidak, maka yang terjadi adalah kita menyedot email dari Gmail dan ga ada backup di server Gmail. Takutnya pas komputer kita bermasalah, kita masih bisa mengakses data2 tersebut langsung di situsnya. Kemudian centang juga “until I delete them”, sehingga data anda aman, ga akan terhapus, sampe anda menghapusnya sendiri langsung di situsnya.

Sembilan. Jangan lupa mengubah setting untuk outgoing server juga. Jika tidak, anda cuma bisa menerima email tapi ga bisa kirim email. Masih dari jendela yang sama, klik item “outgoing server (SMTP)” (delapan-C). Kemudian klik “edit“. Muncul jendela kayak gini.

Rubah portnya menjadi 465 (sembilan-A). Pastikan User name anda sudah benar. Centang “Use name and password” (sembilan-B). Centang SSL (sembilan-C). Klik OK bila sudah bener.

Klik OK di jendela “Account Settings” untuk menyimpan semua pengaturan yang telah anda lakukan. Akhirnya selesai juga… Jika sudah benar, maka anda bisa menerima dan mengirim email langsung dari PC anda.