Tags

,


Ternyata rame-ramenya UU ITE, diikuti pemblokiran situs porno dan beberapa situs terkenal terkait “fitna” ternyata membawa berkah di lingkungan kami. Jujur, saya menahan diri untuk ga coba-coba menulis tentang hal ini. Selain di luar kemampuan saya, juga apalagi yang mau diomongin. Semuanya sudah terbahas tuntas di planet terasi dan link terkait didalamnya. Mulai dari isu blogger negatif, undangan duel ‘you know who’ dan harry potter blogger (kayaknya ntar lebih seru di novelnya daripada analoginya di dunia nyata alias dua2nya ga bakalan ketemu🙂 ), diskusi blogger dan menkominfo, sampe telaah hukum materi undang-undang tersebut.

Tapi ada juga sisi baiknya kalo kita mau berhenti sejenak, ngeliat dan mendengar kejadian di sekitar kita. Istri saya bilang, tetangga depan itu mau tau tentang internet setelah rame-rame di TV. Dia ga ngerti bahwa internet itu harus nyambung kabel telpon (sepanjang pengetahuan saya, harus nyambung kabel lah). Dia pikir beli komputer itu langsung include internet (mungkin malah ga ngerti tentang hak cipta software). Hehehehe…ada sisi baiknya lah. Ribut2 itu malah membuat tetangga saya yang cuma ibu rumah tangga tergerak untuk ngerti apa itu internet ga melulu mikir migor ato mitan (walaupun itu tetap prioritas nomer satu).

Temannya yang satu lagi, uda ngerti apa itu internet. Tapi ga ngerti apa bedanya dengan email apalagi blog. Minta diajarin juga. Ya sudah diajarin. Bikin email dan belajar sama-sama bikin blog. Ga mustahil, suatu ketika posting2 ‘kejam’ minta menurunkan harga migor, mitan dan langkanya elpiji akan ditulis oleh blogger yang berprofesi ibu rumah tangga. Hiii…ngeri….

Teman yang satu lagi (waduh…kok banyak banget temannya), akhirnya ngerti ada windows, ada linux. Dia ngertinya ngeliat tampilan laptop istri saya. “Kok beda, ga ada mirip2nya ama yang di rumah”, gitu katanya. Istri saya sekali lagi jelasin ini adalah o/s linux. Open source. Ga perlu kuatir digrebek alias bukan bajakan. Hehehe….

Kalo boleh hamba (yang hina dina ini) memohon, tolong deh energi dan budget untuk pemblokiran dibuat program kayak gini aja. Lebih bermanfaat. Saya yakin di luar lingkungan saya, banyak orang yang ngebet pengen tau internet, kebelet linux tapi fakir fasilitas, pengetahuan, dan dana. Jika ada gerakan pemberantasan buta huruf, kenapa ga ada pemberantasan buta dunia maya. Berantas kebodohan dan berikan wawasan sebanyak2nya mana situs yang bermanfaat, ato mudarat. Ayo kita maju !!!