Tags

, , ,


Ternyata mengkonfigurasi sambungan internet di Ubuntu, gampang banget. Beberapa blog dan posting di Forum Ubuntu menyarankan memakai wvdial command di Shell. Sayangnya beberapa blog tidak memakai modem, operator HP dan distro linux yang sama dengan punya saya. Yah…itu bisa dimengerti, tiap orang punya kondisi yang berbeda. Lagian, saya jadi punya kesempatan untuk nulis pengalaman saya. Sapa tau bermanfaat buat yang lain yang kira2 punya kondisi sama dengan saya…. Amin.

WVDIAL

wvdial ini ternyata program cerdas untuk menemukan setting koneksi internet. Dia memerintah modem dan memulai PPP supaya terhubung dengan internet. Perintah ini (wvdialconf) akan menjalankan serangkaian perintah to menebak (!) bagaimana konfigurasi modem anda supaya tersambung dengan server, daripada anda harus (secara terpaksa) menuliskan serangkaian script. Hasilnya adalah konfigurasi modem anda dan disimpan di /etc/wvdial.conf. Yang namanya program cerdas bukan berarti tebakannya tepat loh. Perlu sedikit modifikasi, paling tidak tugas anda sudah berkurang.

Ketika menjalankan wvdial, perintah ini akan membaca konfigurasi modem yang tersimpan di etc/wvdial.conf dan ~/.wvdialrc yang berisi informasi tentang modem port, kecepatan, dan init string. Internet Service Provider (ISP), user name dan password juga akan dijalankan. Kemudian memerintahkan modem untuk menghubungi server. Tentu saja koneksi tidak akan berhasil dilakukan bila sambungan sibuk (Busy) ato malah ga ada nada sambung (No dial tone).

Peralatan yang digunakan

Saya menggunakan modem wireless berupa HP Nokia 2115, Kabel CA-42, Kartu CDMA Starone, dan Laptop Presario V3628TU. Posting ini akan berupa dokumentasi dari apa yang saya telah lakukan.

Gimana Caranya:

Baris perintah ditulis dengan menggunakan font courier.

wandatofani@blackluna:~$ sudo wvdialconf
[sudo] password for wandatofani:
Editing `/etc/wvdial.conf’.
Scanning your serial ports for a modem.
Modem Port Scan<*1>: S0 S1 S2 S3
WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 Z — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — ERROR
ttyUSB0<*1>: Modem Identifier: ATI — ERROR
ttyUSB0<*1>: Speed 4800: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 9600: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 19200: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 38400: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 57600: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 115200: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 230400: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Speed 460800: AT — ~�
ttyUSB0<*1>: Speed 460800: AT — ~�
ttyUSB0<*1>: Speed 460800: AT — ~�
ttyUSB0<*1>: Max speed is 230400; that should be safe.
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK

Found a modem on /dev/ttyUSB0.

Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.

ttyUSB0<Info>: Speed 230400; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2”

Ternyata modem saya di deteksi di lokasi /dev/ttyUSB0. Speednya sekitar 230400 baud. Mari kita liat isi file wdial.conf.

wandatofani@blackluna:~$ sudo gedit /etc/wvdial.conf

Masuk ke interface gedit (text editor)

[Dialer Defaults]
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
Modem Type = Analog Modem
; Phone = <Target Phone Number>
ISDN = 0
; Username = <Your Login Name>
Init1 = ATZ

; Password = <Your Password>
Modem = /dev/ttyUSB0
Baud = 230400

Abis itu edit dikit dan save setelah selesai.

[Dialer starone]
Init1 = ATZ
Init2 = AT+CRM=1;+CSO=33
Modem Type = Analog Modem
ISDN = 0
New PPPD = yes
Phone = #777

Modem = /dev/ttyUSB0
Username = starone
Password = indosat
Baud = 230400

Sekarang jalankan perintah ini dengan cukup diketikkan di terminal anda (Applications > Accessories > Terminal)

wvdial starone

Skrinsyut BlackLuna Pas wvdial

Nyambung deh… Happy Surfing Guys !!
Reference:

I would like to dedicate this posting for guys @ Ubuntu Community who help me a lot during migrating to Ubuntu for the first time, especially Th3Ang3ls.