Archive for the 'MyPersonal' Category

15
Jul

Ngimpi

James Lane Allen. Nama ini asing. Seumur-umur baru sekarang tau, kalo beliau adalah penulis kata2 keren berikut ini. Aku taunya dari iklan Mediacorp sebagai TV partner Olimpiade Beijing. Ditayangkan berulang-ulang hampir setiap waktu. Ada beberapa atlet yang dipajang di iklan itu. Ada satu episode yang menayangkan Yelena Isinbayeva, peloncat galah putri Rusia yang berhasil memecahkan rekor loncatan setinggi, 5.03 meter. Ada Kosuke Kitajima, peraih medali emas 100m dan 200m gaya dada Putra di olimpiade Athena. Beberapa lagi, aku ga ingat namanya.

Cocok dengan moto Olimpiade Beijing 2008, “One World, One Dream”, iklan itu selalu disisipi kata-kata ini . Dream lofty dreams, and as you dream, so you shall become (James Lane Allen). Setiap frase disisipi beberapa highlights aksi-aksi menawan para atlet itu. Dilatar belakangi oleh nuansa lagu rock tahun 80-an (kayaknya sih suara Freddy Mercury, tapi kok sangsi…), plus gambar beningnya di Channel 5 Mediacorp, wah…pas deh. Badan panas dingin. Nahan semangat. Kayaknya orang-orang itu hebat-hebat banget. Bisa menjadi manusia unggulan sejagat raya.

Coba perhatikan frase yang ini aja… Cool banget

…and as you dream, so you shall become…

Kalo boleh, aku menterjemahkan secara kasar, “(Dengan kerja keras dan pertolongan Tuhan) Lu jadi apa yang lu mimpi’in”. Jadi inget mimpinya Ikal dan Arai, berguru di altar suci Sorbonne dan berkelana dari Eropa hingga Afrika. Ayo, Mimpi…

10
Jul

Linux is NOT a browser

When I read this news talking about google lively at detik.com, I asked myself when i reached the last sentence. Since when Linux became a browser? :)

detik screenshot

detik screenshot

Detikcom should consider to hire a better editor to review before they post. It’s humiliating. :(

Screenshot is taken from here: http://www.detikinet.com/read/2008/07/10/111158/969834/317/google-jajaki-bisnis-seks-virtual

28
Jun

Punya Berapa Akun?

Iseng-iseng aku nanya ama teman sekantor berapa akun internet yang mereka punya. Bisa berupa email, social networking ato apapun, asalkan masih berhubungan dengan dunia internet. Rata-rata cuma inget 5 aja. Padahal aku yakin mereka punya lebih banyak dari itu. Yang mereka sebutkan cuma yang sering mereka pakai. Selebihnya mungkin yang jarang dipakai. Aku coba inget2 berapa akun yang aku punya.

Kategori email dan messenger

  • Yahoo mail (3). Yang dua jarang kepake, namanya kurang hoki sih :)
  • MSN
  • Gmail
  • Meebo

Kategori Blog

  • WordPress
  • Blogspot
  • Multiply
  • NowPublic.com
  • KampungBlog
  • Blogger ngalam
  • Blog Indonesia
  • Indonesia Matters

Kategori Social Network

  • Friendster
  • Linkedln
  • Facebook
  • Mybloglog
  • Kaskus
  • Ubuntu Forum

Kategori File and Photo Sharing

  • Ziddu
  • Rapidshare
  • Flickr
  • Photobucket
  • GudangUpload
  • Gila Upload

Lain-lain

  • Ubuntu Counter
  • Linux Counter
  • Id company

Total adalah: 29 ID !!! (yang bisa kuingat)

——————-update 30 juni 2008 ———-

Ups…aku baru ingat kalo aku punya akun di beberapa situs jobseeker… :)

  • JobsDB (2)
  • Karir.com
  • Jobstreet

Total menjadi 33 ID !!

22
Jun

Mau Kuliah Dimana?

Seorang om gw pengen kasih wawasan ama seorang anaknya yang kebetulan baru lulus SMA. Tujuannya biar anaknya ini bisa memilih dengan tepat kuliah dimana. Sesuai minat dan bakat. Dan yang paling penting bermasa depan cerah. Kebetulan yang dijadikan contoh adalah adik gw dan gw. Adik gw lulusan engineering di bandung. Kelar menyelesaikan kuliah, dia berwiraswasta dengan menjual ide di bidang safety. Dimulai jual poster keselamatan, kemudian pelan2 usahanya melebar ke bidang2 lain. Yah, intinya adik gw tidak menggunakan spesialisasi yang dipelajari sewaktu kuliah untuk mencari nafkah. Kebalikannya adalah gw. Gw lulus dengan predikat cukup. Walaupun mengambil spesialisasi di highway engineering, gw malah kecemplung di konstruksi. Memang sih masih satu lini. Banyak dasar2 ilmu konstruksi udah gw kuasai. Kita ngobrol banyak malam itu. Gw sendiri lebih memilih diam. Karena sebenarnya om gw itu lebih tertarik pada kisah hidup engineer yang terbalik2, seperti adik gw. Engineer Fisika yang jadi pengusaha poster & dokumentasi tentang safety

Mmm…sebenarnya gampang2 susah mo nasehatin orang. Karena yang kita bicarakan adalah sesuatu masa depan. Yang belum terjadi, tidak dapat diprediksi. Hanya bisa dipersiapkan dengan plan A. kalo perlu sekalian plan B, C, D sampe Z. hehehe. Gw sendiri hanya bisa memberi saran gimana cara assembly struktur yang bener berikut lesson learned nya. Itu dari pengalaman gw yang uda sekali, dua kali bahkan tiga kali, mengerjakan pekerjaan yang sama. Tapi kalo memilih jurusan ato jalan mana yang akan dipilih setelah lulus sekolah? Hmmm…gw yakin jarang banget orang yang berpengalaman sampe berkali-kali. Yang ada hanyalah pengalaman hidup sekali jalan. Entah itu sukses ato malah gagal sama sekali (yang entah diukur darimana).

Gw sendiri dan istri pernah diskusi panjang soal ini. Berdasar pengalaman kami berdua, jika mo nerusin kuliah, niatnya yang dibenerin dulu. Satu, Kuliah mau mencari ilmu. Ato yang kedua, pengennya setelah kuliah, dapat gelar, cari kerja & bisa dapat duit banyak. Ga ada yang salah dengan keduanya. Bahkan mungkin beberapa orang bisa mempunyai 2 alasan diatas. Jika anda mo cari ilmu, kuliah bisa menawarkan samudra pengetahuan. Ilmu pun ga terbatas yang diajarkan di ruang2 kelas. Di bidang keorganisasian anda akan belajar watak manusia dan bagaimana mengatur rekan, dan mengatur strategi untuk meraih tujuan. Bahkan bukan tidak mungkin jika anda memang berprestasi, tawaran untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya bisa datang sendiri. Anda bekerja keras untuk memenuhi dahaga akan ilmu. Buahnya adalah ilmu anda bertambah.

Jika anda punya motivasi yang kedua, itu adalah motivasi orang kebanyakan. Memang di negara kita ini, gelar adalah alat untuk menaikkan gengsi di depan calon mertua umum. Menaikkan posisi tawar di depan para juragan. Apakah mindsetnya sudah sama dengan gelarnya? Apakah gelar itu sudah mewakili kinerja sang calon karyawan? Jawabannya mungkin ada di benak para manager HRD. Yang gw tau selama gw bekerja, pemikul gelar sarjana itu bak obat sakit kepala. Diharapkan menyembuhkan sakit kepala tanpa menghilangkan kepala. Loh? Orang lain sakit kepala karena suatu masalah. Kita harus punya penawarnya dengan solusi bijak. Maksudnya bener2 diharapkan anjuran2nya dengan cespleng dan akurat. Ga pake ragu2. Dan sudah mempertimbangkan baik dan buruknya. Inilah yang dimaksud mindset. Dengan basic ilmu kuliahan, diharapkan menemukan solusi yang baik untuk masalah real.

Masalahnya kadang orang belum siap dengan konsekuensinya. Beberapa orang teman gw pernah mengeluh, “Gw uda capek2 kuliah, lulus cepat dan IP bagus, eh … gw dapat gaji segini2 juga”. Yah..sabar cak…namanya juga usaha. Menurut gw, dunia kuliah uda ga bertanggung jawab dengan gaji, dan karir di dunia kerja. Dunia kuliah uda memberikan perbekalan dan senjata untuk digunakan di dunia cari duit. Setelah itu ya…usaha sendiri. “Hanya masalah gimana kita berusaha dan bertahan hidup. Lu emang sarjana, tapi emang bisa lu gadaikan ijazah sarjana lu?”, kata teman gw sambil matanya mendelik sambil meringis menahan geli. Itu makanya banyak sarjana kemudian ditemukan tidak berjalan di spesialisasi yang sudah diambil. Jika memang tidak menarik untuk diseriusin, ngapain dipaksakan bukan? Lagipula ini sudah berhubungan dengan rejeki. Kali aja uda disiapkan yang lebih baik oleh Sang Pengatur Hidup.

“Jadi jawaban pertanyaan diatas gimana, cak?”
“Pertanyaan itu tipikal dengan pertanyaan, mau anak laki-laki ato perempuan? Jadi jawabannya?… Udah tau toh…hehehe”

Bandung, Dago Pakar, 21 Juni 2008 21:00

13
Jun

Teori Baru Sariawan

Pagi2 dengerin John Mayer. Secara ga sadar memperhatikan salah satu syair di “Stupid Mouth”. Gw kutip beberapa ya…

My stupid mouth
Has got me in trouble
I said too much again
……………..
Oh, another social casualty
Score one more for me
How could I forget?
Mama said “think before speaking”
No filter in my head
………………….
I’m never speaking up again
It only hurts me
I’d rather be a mystery

Gimana kalo anda sariawan? Tepat di ujung lidah. Ngomong aja hati2 biar luka itu ga nyangkut di gigi, dan suara jadi cadel. Kalo diem aja, jadi keliatan sombong. Kemudian mau makan aja susah. Pengen makan tapi itu sama aja dengan menyakiti diri sendiri. Ga makan, menyakiti diri sendiri juga. Lapar

Hubungannya dengan John Mayer, cak?

Semata-mata diingatkan akan bahaya mulut. Makan sembarangan bikin sakit perut. Bicara semaunya, ga pake filter (seperti mas john bilang), bisa bikin sakit hati. Banyak teori yang akan memuaskan otak anda bahwa sariawan itu karena panas dalam. Kekurangan vitamin C pun juga bisa. Macam-macam deh. Yang jelas itu ilmiah dan bisa diterima akal sehat.

Coba deh, pernah ga anda berpikir bahwa sariawan itu cara Tuhan mengingatkan (dengan hati2, halus dan misterius), bahwa anda harus hati2 menggunakan salah satu indra pengecap dan perasa itu. “Sering ga baca Bismillah sebelum makan, sih. Lupa bilang Alhamdulillah kalo uda selesai“, kata istri saya. John Mayer bilang, “Mama said, think before speaking“. Orang bijak bilang, “Mulutmu Harimaumu“. Tidak perlu dibuktikan secara sains. Yang jelas kalo uda sariawan, susah ngomong, ga enak makan. Titik.




 

July 2008
S M T W T F S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Affiliations

Kamera Usil

BlueSkyUnderTheJacket

Me & My Family

My-Second-Calculator

Loadout_ID_Bearer

Sponge-Bob-Themed Melamine Glass

More Photos

Umpan


Add to Technorati Favorites

Bookmark and Share

Blog Stats

  • 11,219 hits

Stats