Tags

, , , , ,


Pertama, ini bukan membahas dalil agama yang menguatkan salah satu diantaranya. Anda bisa mencarinya di situs2 agama ato bertanya ke ustad terdekat. It’s a story about ‘crime’ that you SHOULDN’T do it.

————–

Rangkaian ibadah shalat tarawih dimulai dari shalat isya’, dilanjutkan dengan tarawih, trus ada sedikit khutbah dan ditutup shalat witir. Acara khutbah bisa ditaruh setelah shalat isya’ ato malah ga ada sama sekali. Beda masjid /musholla, bisa beda urutannya (kecuali urutan shalat isya’ > tarawih >witir). Begitu juga jumlah rakaat shalat tarawih. Beda tempat, beda paham, ato malah beda imam bisa beda jumlah rakaatnya. Ini bukan membahas tentang jumlah shalat tarawih berikut dalil2nya. Gw mo flash back ke masa kecil.

Gw waktu itu berumur 12 – 14 tahun lah. Masih ABG. Gw ama teman2 gw pengennya shalat tarawih cepat2. Serba kilat dan express. Kalo bisa ada bonus makanan kecil. Hehehe. Caranya kita shalat di masjid yang ngadain shalat tarawih 8 rakaat saja. masjid/Musholla nya pun dipilih yang paling dekat rumah. Kadang siang ato sore pas ketemu di tempat ngaji, kita saling tukar informasi. Sapa tau ada yang lebih express dari jamaah langganan kita, plus jajanan. Suatu ketika teman gw, sebut saja Popo, ngomongin ide cerdas yang ga pernah kepikiran di benak kita2.

“Anggap aja, kita shalat tarawih 8 rakaat itu 20 menit. Kalo 20 rakaat?”, tanya Popo dengan mata berkilat.
“Ya…tergantung imamnya, kalo express bisa 30-40 menit selesai tuh”, jawab Dido, teman satu SMPku.
“Kalo kita ikutan shalat tarawih 20 rakaat, tapi abis 8 rakaat pergi…jalan2 keliling komplek, piye?”,tanyanya lagi sambil senyum2.
“SSS…I..I..I..PPPP !!” kata kami bertujuh…teman satu pengajian sekaligus partner in crime urusan tarawih.

Ya, begitulah ‘kriminalitas agama’ yang kami lakukan. Pada dasarnya hampir semua masjid di tempat kami menyelesaikan waktu shalat tarawihnya dalam waktu hampir bersamaan. Durasinya kira2 1 -1.5 jam. Sehingga, kalo ada kegiatan yang lebih banyak, maka durasi per kegiatan yang diperpendek. Jika solat tarawihnya 20 rakaat, anggap saja 30 menit, maka hampir 2 menit per rakaat. Jika 8 rakaat, maka 4 menit per rakaat. Sehingga kami cuma berniat menyelesaikan hampir separonya saja. “Toh, sudah cukup jumlahnya, kan?”, begitu pikir kami. *Dasar kriminal, semua dihalalkan tak peduli caranya*. Trik yang dilakukan adalah surat2 yang dibacakan dalam solat, adalah surat pendek yang dibacakan dengan cepat. Jika bukan seorang penghafal al-quran yang baik, bisa2 keseleo bacanya. *Nah .. lo*

Masjid yang menyelenggarakan shalat tarawih ekspress ini sering dijadikan tujuan buat anak2 yang berotak kriminal seperti saya dan teman2. Dan dijauhi para manula. Kadang mereka ini mengeluh karena sendi2nya yang tak segesit pak imam. Keringat dingin bercucuran, gugup dan selanjutnya bisa kebelet ke toilet. *duh*

Selamat berpuasa, temanku. Jangan kau ulangi kriminalitas kami !!

About these ads