Friday, May 16, 2008 by caktopan
Pernah ga kelupaan bawa ID-Tag? Ini cerita gw, pagi ini . Gw uda pede aja, masuk gerbang. Sampe di depan gerbang ditanya ID-tag.
“Yah…ketinggalan di rumah pak”, Kata gw melas, kaget juga.
“Waduh, kalo ketinggalan di kantor sih, masih OK. Tapi kalo ketinggalan di rumah, gimana?”, Kata P’ Satpam sambil senyum
“……..”, (gw garuk2 kepala sambil misuh2 dalam ati)
“Rumahnya jauh to, p’ wanda?”, tanya pak satpam ramah
“Di Batam center, pak”, jawab gw gugup sambil bayangin kalo harus bolak-balik.
“Wah, jauh juga ya. 19 Km dari sini. kalo deket sih, diambil aja, pak. Peraturannya kan jelas, pak. Ga bawa ID-tag berarti ga boleh masuk area yard”, katanya sambil masih senyum.
“Ya, deh pak. Saya ambil”, sambil ngeloyor ke parkiran lagi.
19 km x 3 trip = 57 km adalah jarak yang saya harus tempuh untuk mengambil kartu sakti itu. Jam 6.00 saya berangkat dari rumah, Jam 6.25 saya nyampe kantor dan disuruh pulang lagi, jam 6.35 saya pulang ke rumah lagi. Setelah masuk kantor dan duduk di balik meja, dan ngelirik jam 7.30. Capek.
“GOBLOK, uda tau disuruh pulang kok malah balik”, kata si gajah. Bos baru.
(Ya…gimana bos, drawingnya uda dikejar2…)
“Ya…bilang aja ilang, cak. Aman. Gw pernah kayak gitu”, kata si QQ.
(Ya…gw kan orang jujur, man. Uda gugup duluan, mana bisa bo’ong)
“Ah, dudul juga lu. Masak gitu aja lu mesti pulang?”, kata yang lain
(Embuh ah…capek)
Begitulah sederet tanggapan teman2 sekantor saya setelah mendengar musibah ini.
Menurut peraturan perusahaan, yang tidak membawa ID-Tag TIDAK diperbolehkan masuk kantor. Alasannya sih, untuk mempermudah pengenalan dan demi keamanan. Sebenarnya kejadian kelupaan ga bawa ID-Tag ini, gw alami beberapa kali. Alhamdulillah, gw bisa lolos screening. Beberapa trik di bawah ini, pernah gw lakukan untuk lolos dari screening.
1. Masuk lewat gerbang yang penjaganya sibuk. Di tempat kami ada 2 gerbang yang bebas APD dan satunya mesti pake APD untuk menuju kantor gw. Salah satu gerbang yang bebas APD itu adalah gerbang khusus mobil. Satpamnya sibuk memeriksa mobil yang keluar masuk.
2. Jalan cepat-cepat, senyum ke pak satpam sambil “Pagi, pak !”
3. Jalannya mepet-mepet dan bergerombol dengan banyak orang. Kalo uda gini, satpamnya random check aja
Dan pagi ini…ketangkep. Sepandai-pandainya Tupai melompat, akhirnya jatuh juga.
Posted in MyPersonal | Tagged MyPersonal, Office | No Comments »
Wednesday, May 14, 2008 by caktopan
That’s me. (Believe it or not
)
That’s not my car.
Yes, we built that North Belut CPP Jacket.

At the same time, STV Jacket has loaded out to CBL 102 Barge.
*Photograph has been taken by Ami Amalia Agung who used Motorola V3X.
Posted in English Content, MyPersonal | Tagged MyPersonal | 4 Comments »
Wednesday, May 14, 2008 by caktopan
Kemaren dapat Ripping CD Audio Mulan Jameela dari QQ. Dalam beberapa kesempatan, gw cuma sempat memperhatikan satu lagu aja, Makhluk Tuhan Paling Sexy. Lainnya, ga sempat memperhatikan. Mulan ini….wah susah…mendefinisikannya. Gw mulai memperhatikan sejak dia masih di Ratu. Lagu “Lelaki Buaya Darat” jadi sangat identik dengannya. Beberapa lagu Ratu yang sebelumnya dibawakan Pingkan pun, bisa dibawakan dengan cengkok baru. Tidak ada bekas pingkan sama sekali.
Gw ga terlalu ngikutin perkembangan infotainment dari dulu. Isinya kawin cerai, berantem, selingkuh dan mengumbar borok seleb walaupun ga selalu begitu. Makanya, bagaimana Maya ato pemandu bakatnya bisa menemukan baik Pingkan ato Mulan untuk menjadi lead vocal Ratu, gw ga pernah tau. Untuk yang satu ini, gw salut ama pemandu bakatnya.
Dalam beberapa kali kesempatan, gw sempat liat Live Show nya. Mungkin gw awam dalam musik, tapi gw bilang suaranya berkualitas prima. Apalagi ditunjang wajah manisnya, cukup betah nonton konsernya. Albumnya? Worth it. Pantas dibeli. Hampir 50% lagu recycle. Ada “Pertama” yang dipopulerkan Reza, “Green Tinted Sixties Mind” punya Mr. Big, “Musnah” punya Andra n The Backbone. Sisanya kayaknya punya Ahmad Dhani. Semuanya diaransemen ulang, sehingga punya nuansa baru. Kayaknya ga perlu make-up banyak untuk suara Mulan. Secara Live, uda bagus. Apalagi pas rekaman, ditambah mixing dan editing, tambah Maknyoss. Kalo gw diminta komentar, Mulan Jameela ROCKs !!!
Posted in Musik | Tagged Mulan, Music | No Comments »
Tuesday, May 13, 2008 by caktopan
Sewaktu install Ubuntu pertama kali, format pdf bisa dibaca dengan evince document viewer. Ebook2 gw yang sebelumnya dibaca dengan Adobe Acrobat Reader, bisa dikenali dengan baik. Sekarang masalahnya adalah gimana dengan format file CHM, ato Compiled HTML Help. Salah satunya adalah The Official Ubuntu Book by Benjamin mako Hill dkk. Masalahnya dulu sebelum migrasi, belum selesai baca. Setelah migrasi, malah ga bisa dibaca.
Solusinya ternyata ada. Ubuntu Community menyediakan Gnochm untuk Gnome, dan Kchm Viewer untuk KDE. Instalnya mudah kok. Tinggal Application -> Add/Remove. ketikan CHM di search box. Tinggal pilih yang mana…
Tak Lupa Skrinsyut…

Posted in Computer Stuff, Linux | Tagged Linux | No Comments »
Monday, May 12, 2008 by caktopan
Definisi Hoax (menurut Oxford Dictionary):
noun) a humorous or malicious deception. (suatu muslihat humor ato jahat)
verb) deceive with a hoax. (melakukan hoax)
Jadi kira-kira Hoax ato berita bohong itu diniatkan untuk humor/joke ato menjahati orang lain. Medianya banyak sekali. Bisa lewat email, messenger, friendster bulletin, dan yang lagi popular di Indonesia adalah sms. Topik Hoax bisa bermacam-macam, dari isu Virus Komputer, Kesehatan, Berita Kemanusiaan, Pin ATM, teknologi seluler hingga soal santet. Hoax menjadi popular dengan memanfaatkan iktikad baik pembacanya, dengan ciri…”please forward ke rekan-rekan ato keluarga dan bla..bla…bla..”
Ciri-ciri hoax:
- Sumber aslinya ga jelas.
- Didistribusikan di media mailing list, ato email berantai.
- Berisi pesan yang membuat cemas para pembacanya. Walaupun ga selalu begitu. Ada juga yang memang cuma sekedar humor untuk april mop.
- Ada himbauan untuk memforward email tersebut ke teman, keluarga, sodara ato teman2 yang kita sayangi. Sehingga mencapai forum yang lebih luas dalam waktu singkat. Dan dalam waktu singkat itu pula, kepanikan terjadi.
Cara Bikin Hoax Continue Reading »
Posted in Engineering | Tagged Hoax | 7 Comments »
Monday, May 12, 2008 by caktopan
Kemaren adik ipar gw kirim SMS ke kakaknya. Istri gw diem aja ga komentar, malah kasih HP ke gw. “Baca deh”, katanya. Pengen tau isinya?
“Kalau ada nomor HP orang lain yang masuk, dengan angka belakangnya 0666 dan 0866 yang tulisan nomornya berwarna merah, disarankan jangan diangkat. Karena nomor itu adalah nomor orang yang sedang mencoba ilmu hitam. Sebagai buktinya 7 orang telah meninggal di Jakarta setelah mengangkat panggilan dari nomor tersebut. Itupun kalau anda masih sayang sama nyawa anda. (Uda diberitakan di TV loh).”
Gw cuma ngakak. Ini sih berita bohong bin hoax. Masak SMS bisa mencabut nyawa. Mbok, ya eling ama yang bikin hidup. Lagian, nomernya berwarna merah pula. Kalo teksnya warna merah juga, langsung gw jual HP monokrom gw. Jelas lebih mahal, wong sekarang ada warna merahnya. Jangan kebanyakan nonton sinetron horror. Pake logika. Cari info sebanyak2nya dulu. Hehehe
Ga percaya kalo bohong? Nih, pelakunya (seorang ABG Bintan) uda ngaku (ato ngaku2 ya?
) di Batam pos. Berita lengkapnya kayak gini. Continue Reading »
Posted in Hanya di Indonesia | Tagged Hoax | 11 Comments »
Friday, May 9, 2008 by caktopan
Ini bukan cerita porno tapi cuma cerita lucu seorang anak umur 3 tahun. Sejak 2 tahun lalu, saya dan istri mengenalkan dunia pada anak kami. Dari mulai angka, alfabet, nama binatang, nama benda termasuk diantaranya nama organ tubuhnya sendiri. Lagu Kepala, Pundak, Lutut, Kaki adalah favoritnya. Nyanyiannya ga punya ritme, tapi lucu ngeliat cara dia megang anggota tubuhnya sendiri. Kekeliruan juga sering terjadi. Wong namanya belajar, wajar lah jika berbuat salah. Antara lain, sering keliru antara lutut dengan kaki. Ketika sampe di bagian “dada”, dia tidak memegang dada. Malah melambaikan tangan saat kita pamitan mau pergi. Kemudian pelan-pelan, kita tambahin dengan kosakata lain. Sampe tibalah di bagian organ vital.
Entah gimana organ yang satu itu, punya banyak nama. Kata yang berkonotasi netral adalah “burung”. Tapi kalo saya ngajarin dia kata itu, dia jadi bingung (ingat dia masih 3 tahun loh). “Burung kok ga ada sayapnya”, pikirnya. Banyak kata yang saya kenal dan kebanyakan konotasinya negatif, seperti k*nt*l, k*n*m, ato banyak lagi. “Ga sopan” ,kata istri saya. Kalo saya ajarin kata ‘penis’ (menurut saya, ini masih netral loh), saya kuatirnya (sekali lagi karena masih 3 tahun), dia ngomong ‘itu’ di hadapan umum. Waduh, malunya saya dan ibunya.
“Dicuci tit*tnya!”, suruh istri saya setiap si rizqi abis pipis. Kata lain yang berkonotasi netral juga. Dasar bocah masih cadel, dia cuma bisa menirukan “titik”. Sampe suatu ketika saya baru tau cara dia mendeskripsikan organ yang salah satu fungsinya adalah pembuangan urin itu. “Buat Pipis”.
Posted in MyPersonal | Tagged Rizqi | 1 Comment »